Gambar Bendera Indonesia Merah Putih Vector CDR AI PDF

Link Download:

  • Vector CDR Corel Draw: https://drive.google.com/file/d/0B78WjVd_3uzHRmY3VUZCUTRzX2M/view?usp=sharing
  • PDF: https://drive.google.com/file/d/0B78WjVd_3uzHcFNUWTIzWlNOems/view?usp=sharing
  • Highress JPG: https://ayuprint.co.id/7-gambar-bendera-indonesia-merah-putih-vector-cdr-ai-pdf/bendera-indonesia-merah-putih-ayuprint/

    Berbagai Fakta Unik Bendera Merah Putih yang Banyak Orang Tidak Tahu

    Bendera merah putih Indonesia tentu tidak asing bagi Anda sekalian. Bendera simbol negara ini sudah sering Anda saksikan berkibar tinggi saat upacara maupun saat hari besar. Bagi banyak orang Indonesia, bobot bendera ini masih jelas terasa. Perjuangan bangsa demi mengibarkan bendera ini tentu sudah jelas terpampang dalam sejarah kemerdekaan. Perjuangan para pahlawan dan tentara kemerdekaan melawan penjajah selalu terkenang saat melihat bendera ini berkibar.

    Sayangnya semakin berjalannya waktu, banyak orang yang hanya memandang bendera kebangsaan ini sebagai identitas dan simbol semata. Saat ditanya sejarah dan asal – usulnya, hanya sedikit orang yang tahu benar.

    Tentu pengetahuan umum tentang bendera ini sudah dipelajari di sekolah. Mulai dari SD sampai SMA, pelajaran sejarah selalu membahas kemerdekaan dan juga proses munculnya bendera ini. Namun detail fakta – fakta masih banyak yang tidak diajarkan dan hanya ditemukan saat membongkar dokumen research sejarah.

    Bagi Anda yang ingin tahu lebih detail tentang fakta unik bendera merah putih ini, mari bahas bersama pada artikel ini. Berikut adalah fakta – fakta unik tersebut:

    Asal Nama Sang Saka Merah Putih

    Nama bendera Indonesia yang official adalah Sang Saka Merah Putih. Nama ini tentu tidak tiba – tiba muncul. Saat era kemerdekaan penggunaan nama ini sudah umum dan bahkan saat pembuatan dokumen resmi, nama bendera Indonesia juga dicantumkan dengan nama tersebut. Tapi tidak banyak orang tahu tentang asal nama ini.

    Jika Anda bertanya pada orang Indonesia soal asal – usul nama bendera, jawabannya pasti bermacam – macam. Ada yang menjawab asal nama dari Ibu Fatmawati ataupun dari Pak Soekarno sendiri. Namun jawaban tersebut kurang tepat, karena asal nama Sang Saka Merah Putih sudah ada sejak zaman Majapahit dulu.

    Di Kerajaan Majapahit, penggunaan kain dengan strip merah dan putih sudah banyak digunakan untuk lambang kemakmuran. Tentu bentuk bendera belum sepenuhnya terbentuk saat itu, tapi penggunaan kombinasi warna ini sudah menjadi khas budaya Majapahit.

    Dalam penyelidikan lebih lanjut, para sejarahwan menemukan asal usul kombinasi warna ini berasal dari mitologi Austronesian. Dalam mitologi tersebut, warna merah putih melambangkan bumi (merah) dan langit (putih). Dari asalnya sejak zaman Majapahit, kombinasi kain dengan warna ini sering disebut dengan Sang Saka Merah Putih tapi dengan bahasa sansekerta. Nah, pengaruh sebutan ini akhirnya menyebabkan bendera Indonesia juga memiliki nama ini.

    Arti Lain dari Bendera Merah Putih

    Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, simbol kain kombinasi warna merah dan putih bisa diartikan bumi dan langit dari mitologi Austronesian. Tapi sebetulnya masih banyak arti lain yang dapat diambil dari bendera Indonesia ini.

    Anda tentu sudah tahu bahwa warna merah dan putih pada bendera melambangkan keberanian dan kesucian. Tapi jika Anda artikan warna merah putih dengan budaya Jawa, Anda akan mendapatkan artian kemakmuran. Merah di sini melambangkan gula aren (gula merah) dan putih melambangkan beras.

    Di budaya Jawa, gula merah dan beras melambangkan kemakmuran karena kedua hal ini menjadi bahan penting di berbagai masakan. Jadi bisa diartikan bahwa kombinasi merah putih pada bendera memiliki doa untuk negara yang makmur dan mampu memenuhi semua kebutuhan rakyatnya.

    Event Sejarah yang Melibatkan Bendera Merah Putih Sebelum Proklamasi

    Siapa bilang bendera merah putih hanya berperan penting di event proklamasi. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, penggunaan koin dengan kombinasi warna merah putih sudah ada sejak era kerajaan di nusantara. Penggunaan simbol ini tentunya lebih banyak daripada yang Anda duga. Berikut adalah beberapa event dimana simbol bendera merah putih muncul dalam sejarah:

    Penggunaan di Era Kerajaan Singosari

    Kerajaan Singosari waktu itu terlibat perang dengan Kerajaan Minangkabau Malaysia. Perang ini terjadi di tahun 1292 dengan background pertahanan kerajaan dan juga masalah adat. Dalam perang ini, pemimpin pasukan menggunakan kain merah putih yang melambangkan pemimpin (merah) dan kesucian religius (putih).

    Penggunaan di Era Kerajaan Bone

    Lambang kain merah putih merupakan simbul Kerajaan Bone yang berada di Sulawesi Selatan. Kain paduan warna ini disebut Woromporang. Sebagai relic kerajaan, kain ini melambangkan kekuatan dan kemakmuran Kerajaan Bone saat itu.

    Penggunaan oleh Pangeran Diponegoro

    Perang gerilya antara Pangeran Diponegoro dan tentara Kolonial Belanda di area Jawa Tengah dan Yogyakarta adalah sejarah yang sudah terkenal. Nah, para perang ini pasukan Diponegoro menggunakan kain merah putih sebagai atribut dan lambang pasukan mereka. Banyak yang mengatakan bahwa penggunaan atribut ini untuk menandai kawan dan juga peningkat moral pasukan.

    Aturan Ukuran Khusus untuk Penggunaan Bendera Merah Putih

    Tahukah Anda bahwa pengibaran bendera merah putih memiliki aturan tersendiri dalam ukurannya? Pengaturan ukuran ini diatur dalam Undang – Undang nomor 24 tahun 2009. Dalam aturan ini dijelaskan spesifikasi ukuran bendera yang boleh dikibarkan tergantung dari tempat pengibarannya. Berikut adalah detail – detail ukuran dan juga lokasi pengibarannya:

    • Untuk penggunaan di Istana Negara (200 cm x 300 cm)

    • Penggunaan untuk di lapangan upacara umum (120 cm x 180 cm)

    • Penggunaan di area indoor yang tertutup (100 cm x 150 cm)

    • Penggunaan di kendaraan roda empat presiden dan wakil presiden (36 cm x 54 cm)

    • Penggunaan di kendaraan pejabat kenegaraan (30 cm x 45 cm)

    • Ukuran penggunaan di kendaraan umum (20 cm x 30 cm)

    • Penggunaan untuk kapal laut (100 cm x 150 cm)

    • Penggunaan untuk kereta (100 cm x 150 cm)

    • Penggunaan untuk pesawat terbang (30 cm x 45 cm)

    Aturan di atas adalah penggunaan untuk kebutuhan serius dan tidak sekedar atribut hiasan. Jika dalam penggunaan hiasan, pastikan jangan berbentuk bendera. Penggunaan pita merah putih dan gantungan segitiga merah putih masih diizinkan tapi jika benar – benar berupa bendera kain, pastikan mengikuti aturan di atas.

    Jadi pastikan saat download bendera merah putih untuk print kain, Anda memastikan dulu aturan penggunaannya. Menggunakan secara sembarangan bisa mendapatkan hukuman pencabutan bendera. Tentu hukuman ini hanya akan diberikan jika ketahuan pihak berwajib, tapi jangan sekali – kali sembunyi – sembunyi melakukannya.

    Apakah Anda Butuh Print Bendera Berkualitas?

    Dari semua serba serbi di atas, tentunya penggunaan bendera merah putih masih dibutuhkan oleh banyak pihak. Mulai dari sekolah, institusi pemerintahan, kebutuhan atribut 17 Agustusan dan masih banyak lagi. Karena nilai sejarah dan nasionalisme, Anda tidak boleh asal menjahit dua kain merah putih dan menyebutnya bendera.

    Untuk memberikan kehormatan yang pantas akan bendera kebangsaan ini, pastikan serangkaian proses membuatnya pada percetakan bendera di Ayuprint. Karena dibuat dengan proses print, spesifikasi warna, ukuran dan juga rasio warna akan sesuai dengan aturan yang berlaku. Ayuprint sendiri sudah ahli membuat banyak print bendera yang tentunya konsisten dan selalu berbentuk seperti bendera asli yang disimpan di Monas sampai saat ini.

    Sekian bahasan serba serbi fakta unik tentang bendera merah putih yang tidak banyak orang tahu. Mudah – mudahan informasi di atas dapat bermanfaat. Jangan lupa jika butuh jasa percetakan bendera, gunakan saja jasa Ayuprint!

    Link Download: