Gambar Bendera Indonesia Merah Putih Vector CDR AI PDF

Design oleh MBKAOS, Link Download:

  • Corel Draw
  • Adobe PDF
  • Adobe Illustrator AI

    Peraturan Perundangan Bendera Merah Putih, Larangan, dan Sanksi

    Kira-kira sebulan lagi kita merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus yang ke-74. Berbagai lomba, festival, pentas seni, dan acara-acara bertemakan Indonesia diselenggarakan dengan puncak acaranya upacara nasional pengibaran bendera merah putih. Bendera merah putih sebagai simbol dan atribut negara memiliki aturan khusus yang wajib ditaati oleh setiap orang yang hendak menggunakannya.

    Peraturan Perundangan Bendera Merah Putih

    Peraturan resmi tentang bendera merah putih sebagai Bendera Kebangsaan Republik Indonesia dijelaskan dalam Pasal 35 UUD 1945 serta Peraturan Pemerintah No. 40/1958. Di dalam peraturan perundangan itu sudah ditegaskan bahwa bendera merah putih merupakan simbol dan atribut kenegaraan.

    Aturan khusus dijelaskan lebih detail dalam UU No. 24 Tahun 2009 mengenai Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara. Disebutkan dalam Pasal 4 ayat 1 sampai 3 bahwa:

    • Bendera merah putih berbentuk persegi panjang dengan ukuran 2/3 dari panjang, dengan bagian atas berwarna merah dan bagian bawah berwarna putih.

    • Bahan kain pembuatan bendera tidak boleh dari material yang mudah luntur.

    Ketentuan ukurannya:

    • Bendera di Istana Kepresidenan berukuran 200 cm x 300 cm

    • Bendera untuk lapangan pada umumnya berukuran 120 cm x 180 cm

    • Bendera di dalam ruangan berukuran 100 cm x 150 cm

    • Bendera untuk mobil dinas presiden dan wakil presiden berukuran 36 cm x 54 cm

    • Bendera untuk mobil dinas pejabat negara berukuran 30 cm x 45 cm

    • Bendera untuk kendaraan umum berukuran 20 cm x 30 cm

    • Bendera untuk kapal berukuran 100 cm x 150 cm

    • Bendera untuk kereta api berukuran 100 cm x 150 cm

    • Bendera untuk pesawat udara 30 cm x 45 cm

    • Bendera untuk digunakan di meja berukuran 10 cm x 15 cm

    Kewajiban Pengibaran untuk Peristiwa atau Hari Besar Nasional

    Sesuai peraturan perundangan, bendera merah putih wajib dikibarkan setiap ada peringatan hari besar nasional atau peristiwa lainnya. Yang dimaksud sebagai peristiwa lainnya adalah acara kenegaraan misalnya penyambutan tamu luar negeri, kunjungan ke daerah atau perayaan ulang tahun daerah.

    Sedangkan kewajiban pengibaran untuk hari-hari besar nasional meliputi:

    • Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei. Perayaan hari ini diwajibkan mengibarkan bendera merah putih di setiap kantor lembaga negara dan institusi pendidikan. Tidak ada kewajiban upacara bendera, namun bendera wajib dikibarkan dari pagi hingga sore.

    • Hari Kebangkitan Nasional tanggal 20 Mei. Perayaan hari berdirinya Boedi Oetomo sekaligus tonggak sejarah perjuangan kemerdekaan dengan semangat persatuan dan kesatuan ini wajib dirayakan dengan mengibarkan bendera merah putih di setiap kantor lembaga negara dan institusi pendidikan dari pagi hingga sore.

    • Hari Lahirnya Pancasila tanggal 1 Juni. Perayaan hari lahirnya dasar negara ini ditandai dengan pengibaran bendera selama upacara yang wajib diikuti oleh semua pegawai negara.

    • Hari Kesaktian Pancasila tanggal 1 Oktober. Perayaan ini diselenggarakan dengan upacara di kantor lembaga negara dan pengibaran bendera dari yang sebelumnya setengah tiang.

    • Hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober. Bendera merah putih wajib dikibarkan dari pagi hingga sore di setiap kantor lembaga negara dan institusi pendidikan untuk memperingati kelahiran Sumpah Pemuda.

    • Hari Pahlawan tanggal 10 November. Peringatan Hari Pahlawan dengan upacara pengibaran bendera di setiap kantor lembaga negara.

    Hari-hari besar nasional tidak semuanya mengadakan upacara. Bahkan sebagian hanya diwajibkan untuk kantor lembaga negara. Namun khusus untuk pengibaran bendera diwajibkan sebagai bentuk perayaan dan penghormatan pada hari nasional tersebut.

    Kewajiban Mengibarkan Setiap Hari

    Bagi warga negara, tidak ada kewajiban mengibarkan bendera merah putih di depan rumahnya. Namun khusus untuk kantor atau lembaga negara, bendera nasional ini wajib diberikan setiap hari. Aturan ini dijelaskan dalam detil perundangan dengan ketentuan tempat-tempatnya sebagai berikut:

    • Bendera merah putih wajib berkibar setiap hari di halaman istana presiden dan wakil presiden.

    • Bendera merah putih wajib dikibarkan setiap hari di halaman gedung negara/pemerintah.

    • Bendera merah putih wajib dikibarkan setiap hari di halaman gedung kantor pemerintah bukan kementerian.

    • Bendera merah putih wajib dikibarkan setiap hari di semua halaman gedung kantor pemerintah daerah.

    • Bendera merah putih wajib dikibarkan setiap hari di semua halaman gedung kantor perwakilan negara di luar negeri.

    • Bendera merah putih wajib dikibarkan setiap hari di semua lembaga pendidikan.

    • Bendera merah putih wajib dikibarkan setiap hari di semua gedung kantor swasta.

    • Bendera merah putih wajib dikibarkan setiap hari di rumah jabatan presiden dan wakil presiden, menteri, dan semua pejabat negara.

    • Bendera merah putih wajib dikibarkan di semua pos perbatasan wilayah-wilayah terluar Indonesia.

    • Bendera merah putih wajib dikibarkan setiap hari di lingkungan militer dan kepolisian.

    • Bendera merah putih wajib dikibarkan setiap hari di Taman Makam Pahlawan Nasional.

    Pengibaran Bendera Setengah Tiang

    Bendera merah putih juga dikibarkan setengah tiang sebagai tanda hari berkabung nasional. Prosedurnya adalah dikibarkan sampai mencapai ketinggian setengah dari panjang tiang yang digunakan untuk mengibarkan. Aturannya dikhususkan untuk beberapa peristiwa yaitu:

    • Tanggal 30 September.

    • Bencana alam nasional.

    • Wafatnya mantan presiden, dikibarkan selama sepekan setelah hari meninggalnya.

    • Momen berkabung nasional lainnya.

    Bendera merah putih juga dipakai sebagai selubung peti jenazah presiden/wakil presiden, mantan presiden/wakil presiden, anggota lembaga negara, pejabat negara, militer, dan kepolisian.

    Larangan

    Beberapa waktu lalu ada kasus perusakan simbol negara yang memberikan sanksi kurungan kepada pelakunya. Banyak orang yang masih belum paham aturan ini sehingga ada kejadian semacam itu, baik sengaja atau tidak sengaja.

    Dalam peraturan perundangan sudah jelas diatur bahwa larangan ini diberlakukan untuk beberapa hal seperti:

    • Perusakan atau penghancuran, baik dalam bentuk menginjak-injak, membakar, atau aksi vandal lainnya dengan tujuan menghina negara.

    • Pemakaian bendera merah putih untuk tujuan komersial, satu hal yang masih belum diketahui banyak orang, padahal sanksinya sangat jelas.

    • Mengibarkan bendera merah putih yang sudah dalam keadaan rusak dengan sengaja.

    • Memberikan tambahan warna, simbol, atau atribut lainnya pada bendera merah putih.

    • Menjadikan bendera merah putih sebagai benda untuk membungkus sesuatu atau keperluan yang tidak dibolehkan atau diatur dalam perundangan.

    Sanksi

    Dikenakan hukuman atas setiap tindakan yang melanggar larangan terkait bendera merah putih dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Oleh sebab itu, setiap peraturan dan larangan ini wajib dipahami oleh siapa saja yang hendak menggunakan atribut bendera merah putih.

    Gunakanlah bendera merah putih sesuai dengan peraturan perundangan, namun tiap warga negara punya kebebasan memiliki atau membuatnya sendiri. Untuk pembuatan sendiri bisa menggunakan file kualitas bagus dengan download bendera merah putih.

    Jika menginginkan kualitas yang lebih bagus dapat memanfaatkan jasa profesional seperti percetakan bendera di Ayuprint dengan ukuran dan bahan yang dapat dipesan sesuai kebutuhan.

    Design oleh MBKAOS, Link Download: