7 Gambar Bendera Indonesia Merah Putih Vector CDR AI PDF

Link Download:

  • Vector CDR Corel DRAW: https://drive.google.com/open?id=0B78WjVd_3uzHYzdXX0IyMWNhdTQ
  • Vector PDF Adobe: https://drive.google.com/open?id=0B78WjVd_3uzHSDFQQ1VsdGNvZlU
  • Vector AI: https://drive.google.com/open?id=0B78WjVd_3uzHdmhPWmNBNHNzakU
  • Highress JPG: https://ayuprint.co.id/7-gambar-bendera-indonesia-merah-putih-vector-cdr-ai-pdf/red-white-indonesia-flag-1/

    Tahukan Anda Cara Penggunaan Bendera Merah Putih yang Benar?

    Bendera merah putih adalah lambang negara yang sampai saat ini masih sering digunakan untuk keperluan kenegaraan. Hal seperti upacara, peringatan hari nasional dan tentunya kebutuhan simbolis pemerintahan (penyerahan bendera saat mengangkat Jendral militer) masih memerlukan penggunaan bendera merah putih yang otentik.

    Penggunaan di atas tentu lebih official, tapi banyak orang masih meremehkan penggunaan bendera nasional Indonesia. Kasus penggunaan yang tidak tepat mudah sekali dilihat saat 17 Agustus memperingati hari kemerdekaan. Penggunaan atribut bendera merah putih untuk perayaan tentu terlihat normal, tapi sebetulnya penggunaan ini tetap harus mengikuti aturan.

    Jika Anda ingin informasi lengkap soal peraturan penggunaan bendera merah putih, mari bahas bersama dalam artikel ini. Berikut adalah beberapa peraturan yang perlu Anda perhatikan dalam menggunakan bendera merah putih:

    Fungsi Bendera dan Juga Aplikasinya

    Sebelum membahas cara penggunaan bendera yang benar, Anda harus tahu fungsi dari pengibaran bendera itu sendiri. Peraturan untuk hal ini sebetulnya sudah mudah diakses jika Anda membaca Undang – Undang nomor 24 tahun 2009. Berikut adalah beberapa fungsi dasar bendera yang diatur negara dan juga aplikasinya:

    Penggunaan Untuk Upacara

    Penggunaan ini adalah tipe yang paling umum, di mana bendera digunakan untuk keperluan memperingati kemerdekaan dan perjuangan para pahlawan dalam upacara. Upacara ini biasanya dilakukan pada hari Senin untuk setiap sekolah dan berbagai hari nasional lainnya.

    Sebagai Simbol Perdamaian

    Jika ada pertikaian antara dua pihak di dalam negara Indonesia, pengibaran bendera bisa dijadikan simbol perdamaian. Contoh saja saat ada kasus Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Indonesia berusaha mempertahankan kesatuan dengan meredam gerakan ini. Saat GAM telah diredupkan dan Aceh kembali damai, pengibaran bendera merah putih di tanah Aceh dilakukan selama beberapa hari sebagai simbol kesatuan dan perdamaian sudah dicapai.

    Penyampaian Rasa Duka

    Jika ada kejadian menyedihkan seperti bencana alam besar, serangan teroris ataupun kematian pemimpin negara, seluruh tempat di yang ditentukan diharuskan mengibarkan bendera merah putih sebagai tanda duka. Pengibaran sebagai tanda duka ini ada 3 jenis yang berbeda tergantung dari situasi yang dihadapi.

    Jika penyampaian rasa duka bukanlah kejadian nasional yang besar, pengibaran bendera bisa seperti saat upacara. Contoh saja kematian Bupati yang dihormati dan saat meninggal masih berstatus sebagai pejabat negara. Untuk menunjukan rasa duka, di kabupaten tersebut, bendera boleh dikibarkan penuh di seluruh fasilitas pemerintahannya.

    Jika penyampaian duka memiliki efek besar seperti saat kejadian tsunami di Aceh, daerah tersebut bisa menunjukan duka cita dengan mengibarkan bendera setengah tiang. Bendera setengah tiang ini juga bisa digunakan untuk bentuk rasa bela sungkawa jika ada kejadian presiden ataupun wakil presiden meninggal saat bertugas. Jika kejadian ini terjadi, pengibaran bendera setengah tiang diwajibkan untuk seluruh penjuru Indonesia.

    Bentuk penyampaian duka dengan bendera yang ketiga adalah saat ada kejadian berduka tapi di hari tersebut juga merupakan perayaan hari nasional. Untuk hal ini, bendera yang dikibarkan harus berpasangan. Satu dikibarkan normal untuk peringatan hari besar nasional sedangkan yang satu lagi dikibarkan setengah tiang untuk menunjukan rasa duka.

    Sebagai Cover dalam Upacara Pemakaman

    Untuk pemakaman perangkat negara, prajurit yang berjasa dan juga tokoh penting nasional, penggunaan bendera merah putih diizinkan sebagai cover pemakaman. Biasanya cover ini berupa kain putih biasa jika dalam upacara pemakaman yang normal. Cover untuk pemakaman ini nantinya dikenakan mulai dari rumah duka sampai di liang kubur.

    Peraturan Tempat Tertentu yang Wajib Mengibarkan Bendera

    Penggunaan bendera tentunya tidak diwajibkan harus berkibar setiap saat. Tapi di tempat tertentu di Indonesia, bendera harus dikibarkan mulai pagi dan diturunkan saat matahari menjelang terbenam. Tempat – tempat spesial ini antara lain adalah sebagai berikut:

    • Tempat tinggal kepresidenan

    • Tempat tinggal perangkat penting negara

    • Institusi pemerintahan

    • Tempat administrasi kenegaraan

    • Tempat pemerintah daerah

    • Kantor DPR dan DPRD

    • Institusi pendidikan

    • Area perumahan TNI

    • Pulau perbatasan negara Indonesia

    • Tempat pemakaman pahlawan

    Penggunaan tempat – tempat di atas sifatnya wajib. Jadi jika ada kesalahan pada pengibaran bendera, sanksi dan hukuman bisa jatuh pada orang yang bertugas untuk hal ini. Untuk penggunaan di rumah, bendera Indonesia tentu tidak dilarang, tapi tetap harus mengikuti aturan dikibarkan saat matahari terbit dan diturunkan saat matahari terbenam.

    Aturan bendera tetap berkibar walaupun malam hari biasanya hanya terjadi saat peringatan hari besar nasional ataupun dalam perayaan kemerdekaan. Khusus untuk perayaan 17 Agustus, bendera di rumah warga diharapkan dikibarkan selama seminggu (Senin sampai Minggu) pada saat tanggal 17 Agustus jatuh.

    Peraturan Bentuk Bendera yang Harus Dipatuhi

    Selain peraturan tempat pengibaran, ukuran bendera juga memiliki aturan tersendiri tergantung pemakaiannya. Berikut adalah ukuran dan informasi tempat penggunaannya tersebut:

    • 200 cm x 300 cm = Penggunaan di istana negara

    • 120 cm x 180 cm = Penggunaan di lapangan upacara umum

    • 100 cm x 150 cm = Penggunaan dalam bangunan

    • 36 cm x 54 cm = Penggunaan pada mobil presiden dan wakil presiden

    • 30 cm x 45 cm = Penggunaan pada mobil perangkat penting negara

    • 20 cm x 30 cm = Penggunaan pada kendaraan umum

    • 100 cm x 150 cm = Penggunaan pada kapal laut

    • 100 cm x 150 cm = Penggunaan pada kereta

    • 30 cm x 45 cm = Penggunaan pada pesawat terbang

    Aturan ini untungnya hanya mengikat untuk penggunaan kenegaraan. Sebagai penggunaan untuk keperluan perayaan hari besar, masyarakat tidak dibatasi dengan aturan ini. Tapi perlu diingat bahwa Anda tetap harus menghargai simbol negara ini jika memajangnya sebagai hiasan. Contoh saja saat mengibarkan bendera di depan rumah, pastikan kain tidak menyentuh tanah dan menempel pada area kotor.

    Jika ingin terhindar dari masalah seperti ini, sangat disarankan menggunakan hiasan yang mengandung unsur merah putih tapi bukan berbentuk bendera. Hal seperti pita merah putih panjang dan juga kain korden ataupun tirai merah putih di sisi jendela rumah sudah cukup baik untuk perayaan, tapi tidak akan terikat aturan penggunaan bendera.

    Cara Mendapatkan Bendera yang Otentik dan Baik

    Jika Anda perlu menggunakan bendera untuk keperluan upacara ataupun acara lain, Anda tentu tidak bisa sembarangan menggunakan kain merah putih yang dijahit menjadi satu. Untuk kebutuhan bendera otentik, Anda bisa download bendera merah putih secara digital dan melakukan print pada kain.

    Jika tidak bisa melakukan print khusus bendera ini sendiri, percayakan saja pada percetakan bendera di Ayuprint. Percetakan yang satu ini telah melayani banyak pesanan bendera merah putih dan tentunya semua sesuai aturan dan terasa otentik.

    Bagaimana? Menggunakan informasi penggunaan bendera yang benar dan juga akses ke Ayuprint untuk atribut bendera autentik tentu membuat Anda siap jika perlu menggunakan hal ini. Penggunaan bendera merah putih yang benar sebagai rakyat Indonesia tentu merupakan kebanggaan tersendiri.

    Link Download: